Showing Page:
1/4
FILSAFAT ADMINISTRASI
Disusun Oleh
Desi Loisa Margaretta Sinaga
NPM : 163112351550082
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS NASIONAL JAKARTA
Showing Page:
2/4
I. Pengertian Filsafat
Filsafat muncul dari pola pikir. Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu
philos dan shopia. Philos artinya suka, gemar, senang, atau cinta. Sedangkan shophia dapat diartikan
sebagai sebuah kebijaksanaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada
kebijaksanaan. Berbagai pengertian dari filsafat pun banyak didefinisikan oleh para ahli. Di antaranya
yaitu :
a. Menurut Aristoteles (384 SM - 322SM), filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi
kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi,
politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).
b. Menurut Cicero ( 106 - 43 SM ), filsafat adalah “ibu dari semua seni” ( the mother of all the arts).
c. Menurut Hasbullah Bakry, filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan
mendalam mengenai Ketuhanan, alam semesta, dan manusia sehingga dapat menghasilkan
pengetahuan tentang bagaimana sikap manusia itu sebenarnya setelah memperoleh dan mencapai
pengetahuan itu.
d. Imanuel Kant ( 1724 1804 ), filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal
dari segala pengetahuan yang didalamnya tercakup empat persoalan.
Apakah yang dapat kita kerjakan ? (jawabannya metafisika )
Apakah yang seharusnya kita kerjakan (jawabannya Etika )
Sampai dimanakah harapan kita ? (jawabannya Agama )
Apakah yang dinamakan manusia ? (jawabannya Antropologi )
e. Menurut Descartes (1596-1650), filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal
penyelidikannya adalah mengenai tuhan, alam, dan manusia.
f. Menurut William Jamse (1842-1910), filsafat adalah suatu upaya yang luar biasa hebat untuk
berpikir yang jelas dan terang.
Dalam filsafat terdapat 5 pendekatan, di antaranya yaitu :
- Pendekatan Etimologis, merupakan pendekatan dari perspektif asal kata (semantik).
- Pendekatan Analogis, merupakan pendekatan dari perspektif perumpaan.
- Pendekatan Yuridis, merupakan pendekatan dari perspektif hukum atau Undang-Undang (UU)
yaitu pada asas-asas hukum yang mendasari ketentuan peraturan.
- Pendekatan Teoritis, merupakan pendekatan dari perspektif yang mengacu pada definisi atau
pengertian buku.
- Pendekatan Historis, merupakan pendekatan dari perspektif sejarah (hal yang sudah lampau) yang
didalamnya dibahas berbagai peristiwa dengan memperhatikan unsur, tempat, waktu, objek, latar
belakang dan pelaku dari peristiwa tersebut.
1
Showing Page:
3/4
II. Pengertian Administrasi
a. Arti Sempit
Menurut Yogi Suprayogi Sugandi, Administrasi adalah suatu hal yang mencerminkan
kaitannya denngan surat-menyurat, proposal, dan semua hal yang berbau kontekstual.
Menurut Philip M. Hauser (1972), Administrasi disebut juga dengan Social Engginering.
Menurut John A. Vieg dalam Frizt Morstein Max (1959), Administrasi ialah tindakan yang
ditetapkan untuk mengejar maksud yang disadari.
Menurut Van der Schroeff, Administrasi merupakan seluruh himpunan catatan-catatan
mengenai perusahaan da peristiwa-peristiwa perusahaan untuk keperluan pimpinan dan
penyelenggaraan perusahaan.
Menurut Tjeng Bing Tie, Administrasi sebagai kegiatan pencatatan dan pemberian bahan-
bahan yang diperlukan untuk pelaksaan pimpinan.
Menurut Paul Mabieu dan The Liang Gie, Administrasi sebagai kegiatan pencatatan
keterangan tertulis.
b. Arti Luas
Menurut Leonard D.White, Administrasi adalah suatu proses yang pada umumnya terdapat
pada semua kelompok negara swasta, sipil atau militer, usaha besar maupun usaha berskala
kecil, dan sebagainya.
Menurut William H. Newman dalam bukunya Administration Action, Administrasi
didefinisikan sebagai pedoman/petunjuk, kepemimpinan, dan pengawasan dari usaha-usaha
kelompok individu-individu guna tercapinya tujuan bersama.
Menurut The Liang Gie (1979), Administrasi adalah segenap rangkaian perbuatan
penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan
tertentu.
Menurut Sondang P. Siagian, Administrasi didefinisikan sebagai keseluruhan proses kerja
sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya .
Menurut Herbert A. Simon and Others, Administrasi adalah kegiatan kelompok yang
mengadakan kerja sama untuk menyelesaikan tujuan bersama.
Menurut Ordway Tead dalam Thoha (1993), Administrasi adalah kegiatan-kegiatan yang
harus dilakukan oleh pejabat eksekutif dalam suatu organisasi yang bertugas mengatur,
memajukan, dan melengkapi usaha kerja sama sekumpulan orang yang sengaja dihimpun
untuk mencapai tujuan tertentu.
Secara umum administrasi memiliki pengertian sebagai sebuah kerja sama antara dua orang atau lebih
dalam suatu kelompok guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Di dalam sebuah kelompok terdapat
kerja sama, aturan yang mengikat setiap anggotanya, terdiri dari dua orang atau lebih, pembagian tugas,
dan tentunya tujuan dibentuknya sebuah kelompok. Contoh dari kelompok misalnya organisasi.
2
Showing Page:
4/4
Dalam sebuah organisasi yang terdiri dari dua orang atau lebih sangat diperlukan sebuah kerja sama
antaranggotanya. Dengan adanya kerja sama diharapkan tujuan sebuah organisasi dapat tercapai. Dalam
mencapai tujuan tentunya dibutuhkan adanya manajemen agar tujuan tersebut bersifat efisien dan efektif.
Pencapaian tujuan dilaksanakan sesuai denga fungsi manejemen. Fungsi utama manajemen yaitu :
- Perencanaan (Planning), merupakan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin
dicapai oleh organisasi, menetapkan peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman pelaksanaan
yang harus dituruti, dan menetapkan ikhtisar biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang
diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan dalam organisasi.
- Pengorganisasian (Organizing), merupakan fungsi manajemen dengan cara mengelompokan
kegiatan yang akan dilakukan, seperti menyusun struktur organisasi, fungsi-fungsi setiap
unit yang ada dalam organisasi tersebut dan menetaplam garis komando yang dapat
menetapkan sifat dari hubungan antara masing-masing unit dalam organisasi.
- Pengarahan (Actuating), merupakan proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh
seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat
menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
- Pengawasan (Controlling), merupakan fungsi manajemen yang berperan sebagai pengendali
atau pengawasan kegiatan yang sudah berlangsung. Pengawasan dapat juga berupa
koreksi terhadap apa yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi demi tercapainya
tujuan organisasi.
Selain dari fungsi manajamen, unsur-unsur manajemen pun sangat diperlukan oleh sebuah organisasi.
Unsur-unsur organisasi yaitu :
- Man (Manusia)
Manusialah yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai
tujuan.
- Money (Uang)
Uang merupakan alat yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus
diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus
disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta
berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
- Material (Bahan-bahan)
Materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang
direncanakan.
- Machine (Mesin)
Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa
kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
- Method (Metode)
Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan
memperlancar jalannya pekerjaan.
- Market (Pasar)
Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak
laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung.
Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen
dan daya beli (kemampuan) konsumen.
3

Unformatted Attachment Preview

FILSAFAT ADMINISTRASI Disusun Oleh Desi Loisa Margaretta Sinaga NPM : 163112351550082 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS NASIONAL JAKARTA I. Pengertian Filsafat Filsafat muncul dari pola pikir. Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu philos dan shopia. Philos artinya suka, gemar, senang, atau cinta. Sedangkan shophia dapat diartikan sebagai sebuah kebijaksanaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Berbagai pengertian dari filsafat pun banyak didefinisikan oleh para ahli. Di antaranya yaitu : a. Menurut Aristoteles (384 SM - 322SM), filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda). b. Menurut Cicero ( 106 - 43 SM ), filsafat adalah “ibu dari semua seni” ( the mother of all the arts). c. Menurut Hasbullah Bakry, filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai Ketuhanan, alam semesta, dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana sikap manusia itu sebenarnya setelah memperoleh dan mencapai pengetahuan itu. d. Imanuel Kant ( 1724 – 1804 ), filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang didalamnya tercakup empat persoalan. • Apakah yang dapat kita kerjakan ? (jawabannya metafisika ) • Apakah yang seharusnya kita kerjakan (jawabannya Etika ) • Sampai dimanakah harapan kita ? (jawabannya Agama ) • Apakah yang dinamakan manusia ? (jawabannya Antropologi ) e. Menurut Descartes (1596-1650), filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal penyelidikannya adalah mengenai tuhan, alam, dan manusia. f. Menurut William Jamse (1842-1910), filsafat adalah suatu upaya yang luar biasa hebat untuk berpikir yang jelas dan terang. Dalam filsafat terdapat 5 pendekatan, di antaranya yaitu : - Pendekatan Etimologis, merupakan pendekatan dari perspektif asal kata (semantik). Pendekatan Analogis, merupakan pendekatan dari perspektif perumpaan. Pendekatan Yuridis, merupakan pendekatan dari perspektif hukum atau Undang-Undang (UU) yaitu pada asas-asas hukum yang mendasari ketentuan peraturan. Pendekatan Teoritis, merupakan pendekatan dari perspektif yang mengacu pada definisi atau pengertian buku. Pendekatan Historis, merupakan pendekatan dari perspektif sejarah (hal yang sudah lampau) yang didalamnya dibahas berbagai peristiwa dengan memperhatikan unsur, tempat, waktu, objek, latar belakang dan pelaku dari peristiwa tersebut. 1 II. Pengertian Administrasi a. Arti Sempit • Menurut Yogi Suprayogi Sugandi, Administrasi adalah suatu hal yang mencerminkan kaitannya denngan surat-menyurat, proposal, dan semua hal yang berbau kontekstual. • Menurut Philip M. Hauser (1972), Administrasi disebut juga dengan Social Engginering. • Menurut John A. Vieg dalam Frizt Morstein Max (1959), Administrasi ialah tindakan yang ditetapkan untuk mengejar maksud yang disadari. • Menurut Van der Schroeff, Administrasi merupakan seluruh himpunan catatan-catatan mengenai perusahaan da peristiwa-peristiwa perusahaan untuk keperluan pimpinan dan penyelenggaraan perusahaan. • Menurut Tjeng Bing Tie, Administrasi sebagai kegiatan pencatatan dan pemberian bahanbahan yang diperlukan untuk pelaksaan pimpinan. • Menurut Paul Mabieu dan The Liang Gie, Administrasi sebagai kegiatan pencatatan keterangan tertulis. b. Arti Luas • Menurut Leonard D.White, Administrasi adalah suatu proses yang pada umumnya terdapat pada semua kelompok negara swasta, sipil atau militer, usaha besar maupun usaha berskala kecil, dan sebagainya. • Menurut William H. Newman dalam bukunya Administration Action, Administrasi didefinisikan sebagai pedoman/petunjuk, kepemimpinan, dan pengawasan dari usaha-usaha kelompok individu-individu guna tercapinya tujuan bersama. • Menurut The Liang Gie (1979), Administrasi adalah segenap rangkaian perbuatan penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu. • Menurut Sondang P. Siagian, Administrasi didefinisikan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya . • Menurut Herbert A. Simon and Others, Administrasi adalah kegiatan kelompok yang mengadakan kerja sama untuk menyelesaikan tujuan bersama. • Menurut Ordway Tead dalam Thoha (1993), Administrasi adalah kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh pejabat eksekutif dalam suatu organisasi yang bertugas mengatur, memajukan, dan melengkapi usaha kerja sama sekumpulan orang yang sengaja dihimpun untuk mencapai tujuan tertentu. Secara umum administrasi memiliki pengertian sebagai sebuah kerja sama antara dua orang atau lebih dalam suatu kelompok guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Di dalam sebuah kelompok terdapat kerja sama, aturan yang mengikat setiap anggotanya, terdiri dari dua orang atau lebih, pembagian tugas, dan tentunya tujuan dibentuknya sebuah kelompok. Contoh dari kelompok misalnya organisasi. 2 Dalam sebuah organisasi yang terdiri dari dua orang atau lebih sangat diperlukan sebuah kerja sama antaranggotanya. Dengan adanya kerja sama diharapkan tujuan sebuah organisasi dapat tercapai. Dalam mencapai tujuan tentunya dibutuhkan adanya manajemen agar tujuan tersebut bersifat efisien dan efektif. Pencapaian tujuan dilaksanakan sesuai denga fungsi manejemen. Fungsi utama manajemen yaitu : - Perencanaan (Planning), merupakan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi, menetapkan peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman pelaksanaan yang harus dituruti, dan menetapkan ikhtisar biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan dalam organisasi. Pengorganisasian (Organizing), merupakan fungsi manajemen dengan cara mengelompokan kegiatan yang akan dilakukan, seperti menyusun struktur organisasi, fungsi-fungsi setiap unit yang ada dalam organisasi tersebut dan menetaplam garis komando yang dapat menetapkan sifat dari hubungan antara masing-masing unit dalam organisasi. - - Pengarahan (Actuating), merupakan proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi. Pengawasan (Controlling), merupakan fungsi manajemen yang berperan sebagai pengendali atau pengawasan kegiatan yang sudah berlangsung. Pengawasan dapat juga berupa koreksi terhadap apa yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi demi tercapainya tujuan organisasi. Selain dari fungsi manajamen, unsur-unsur manajemen pun sangat diperlukan oleh sebuah organisasi. Unsur-unsur organisasi yaitu : - Man (Manusia) Manusialah yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. - Money (Uang) Uang merupakan alat yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. - Material (Bahan-bahan) Materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang direncanakan. - Machine (Mesin) Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. - Method (Metode) Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. - Market (Pasar) Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. 3 Name: Description: ...
User generated content is uploaded by users for the purposes of learning and should be used following Studypool's honor code & terms of service.
Studypool
4.7
Trustpilot
4.5
Sitejabber
4.4