Showing Page:
1/5
Jawaban Tugas 1
1. Jelaskan pendapatmu tentang teori evolusi Darwin dan Harun Yahya!
Charles Darwin dan Harun Yahya kedua tokoh ini lahir dan hidup di masa yang sangat
berbeda. Charles Darwin hidup pada abad 18 tepatnya pada tahun 1809 sampai 1882,
sedangkan Harun Yahya hidup pada abad 19 tepatnya ia lahir pada tahun 1956. Kedua tokoh
ini adalah seorang ilmuan yang fokus dalam membahas asal-usul makhluk hidup di bumi.
Teori Evolusi Darwin dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species yang terbit pada
tahun 1859 menitikberatkan bahwa setiap makhluk hidup sekarang ini menurutnya
merupakan hasil evolusi dari nenek moyangnya.
Sedangkan Teori Evolusi Harun Yahya dalam bukunya yang berjudul The Atlas of Creation
menjabarkan teori penciptaan atau kreasionisme berdasarkan pemaknaannya terhadap ajaran
Islam. Ia mengaitkan hal ini dengan teori penciptaan atau kreasionisme Islam yang
mengkritik habis-habisan teori evolusi Darwin.
Banyak perbedaan yang sangat berkebealikan antara teori evousi Darwin dan Harun Yahya.
Salah satunya pada teori evolusi Darwin ia menyebutkan bahwa Spesies tidak diciptakan
dalam bentuknya yang sekarang ini, tetapi berevolusi dari spesies nenek moyangnya.
Sedangkan Harun Yahya menyebutkan Jenis-jenis makhluk hidup tak bisa berubah. Tidak
mungkin terjadi perubahan dari satu bentuk makhluk hidup ke bentuk lainnya, misalnya dari
ikan menjadi amfibi dan reptil, reptil ke burung, atau mamalia darat ke paus.”
Pada pernyataan diatas terlihat bahwa Darwin berkesimpulan bahwa makhluk hidup yang ada
sekarang ini merupakan hasil evolusi dari spesies nenek moyangnya. Bersebrangan dengan
Harun Yahya, ia berkesimpulan dari zaman dahulu hingga sekarang tidak ada satu jenis
makhluk hidup pun yang sejenis, atau bisa dikatakan tidak ada yang berubah antara jenis
makhuk hidup yang satu dengan yang lain.
Showing Page:
2/5
Menurut saya Teori Evolusi Harun Yahya lah yang benar, dikarenakan banyak dari teori
evolusi Darwin yang kontradiksi dengan teori-teori modern perkembangan IPTEK khususnya
dibidang Genetika. Salah satunya mengenai Proses Mitosis dan Jumlah Kromosom. Memang
benar bahwa manusia memiliki jumlah kromosom yang hanya selisih 2 kromosom dengan
kera, tetapi hal itu tidak bisa langsung dikatakan bahwa manusia mempunyai kerabat dengan
kera, atau disamakan spesiesnya yaitu sebagai Primate.
Padahal pada proses Mitosis dijelaskan bahwa sel yang merupakan organ tekecil makhluk
hidup, mereplikasi dan menghasilkan sel baru yang identik sama dengan sel yang pertama.
Jadi bagaimana mungkin suatu sel manusia dapat menduplikasi menghasilkan sel baru yang
mirip dengan sel gorila? Lain halnya dengan teori Evolusi Harun Yahya, teori yang beliau
paparkan sejalan dengan teori-teori yang berkembang di zaman modern ini, yaitu bahwa
Jenis-jenis makhluk hidup tak bisa berubah. Karena memang jumlah kromosom dan proses
Mitosis/Duplikasi nya berbeda pula antara makhluk yang satu dan yang lainnya.
2. Jelaskan mekanisme penggunaan energi utama dan alternatif pada tubuh manusia saat
puasa!
Sumber Energi Utama di Dalam Tubuh Manusia adalah Glukosa. Sel dalam tubuh manusia
menggunakan molekul glukosa untuk produksi ATP selama masih tersedia. Adapun sel-sel
otak manusia hanya dapat menggunakan molekul glukosa saja. Jika tingkat glukosa di dalam
darah menurun, maka tubuh manusia akan menggunakan glikogen cadangan, yaitu suatu
polisakarida yang tersusun atas unit-unit glukosa. (Sundowo Harminto 2016, Hal 3.41)
Ketika sesorang sedang melakukan ibadah puasa, glukosa yang dikonsumsi saat sahur akan
digunakan sebagai sumber energi utama orang tersebut ketika beraktivitas. Nah ketika
sumber glukosa tadi habis maka tubuh kehilangan sumber utama energi, dan beralih ke
penggunaan sumber energi alternatif.
Oleh sebab itu biasanya setelah menjelang waktu sore seseorang tadi akan merasakan lapar.
Ini merupakan sinyal dari tubuh yang menandakan bahwa sumber energei utama yaitu
glukosa yang dikonsumsi ketika sahur tadi sudah habis, dan harus segera digantikan dengan
sumber energi alternatif lain untuk terus dapat beraktivitas.
Showing Page:
3/5
Sumber Energi Alternatif di Dalam Tubuh Manusia adlaah Lemak dan Protein. Lemak
digunakan sebagai sumber energi cadangan apabila glukosa hanya terdapat dalam jumlah
sedikit. Situasi ini dapat disebabkan karena kelaparan, penyakit (misalnya diabetes) atau
kondisi lainnya yang tidak biasa. (Sundowo Harminto 2016, Hal 3.41)
Pada saat puasa inilah banyak cadangan lemak pada seseorang yang digunakan sebagai
energi alternatif untuk melanjutkan aktivitasnya. Hal ini juga bisa menjadi bukti bahwa
seseorang yang berpuasa akan memiliki jumlah cadangan lemak yang cenderung lebih sedikit
dibanding ketika tidak berpuasa
Sedangkan Protein hanya akan digunakan sebagai sumber energi pada langkah terakhir
apabila simpanan lemak tinggal sedikit, karena protein sangat vital bagi struktur dan fungsi
sel pada tubuh manusia. Tetapi pada saat puasa sangat jarang sekali atau bahkan hampir
tidak pernah menggunakan protein ini sebagai alternatif lain. (Sundowo Harminto 2016, Hal
3.41)
Karena dalam islam ketika sudah adzan berkumandang maka seseorang yang berpuasa harus
berbuka atau membatalkan puasanya. Ukhuwah Islamiah yang sangat kuat terutama di
negara-negara islam seperti Turki dan Arab selalu menyediakan hidangan berbuka yang
ditujukan kepada masyarakatnya yang berpuasa, terlebih khususnya pada bulan Ramadhan.
Jadi tidak ada cerita bahwa orang yang berpuasa akan mengalami kelaparan yang
berkepanjangan sampai-sampai menggunakan energi alternatif terakhir yaitu protein untuk
bertahan hidup.
3. Jelaskan tentang kanker dihubungkan dengan genetika (dalam penjelasan boleh
menggunakan contoh beberapa atau salah satu jenis kanker)
Suatu Abnormalitas (penyimpangan) merupakan versi yang jarang atau tidak umum dari
suatu sifat. Peristiwa struktur dari suatu kromsosm berubah secara abnormal jarang terjadi,
kecuali apabila terjadi peristiwa seperti Delesi yaitu kehilangan suatu bagian kromosom
melalui iradiasi, serangan virus, aktivitas kimia, atau faktor-faktor lain. (Sundowo Harminto
2016, Hal 4.33)
Showing Page:
4/5
Satu atau lebih gen dapat hilang, dan biasanya dapat menyebabkan masalah. Delesi tertentu
pada kromosom 5 pada manusia menyebabkan retardasi mental dan larinks berbentuk
abnormal. Apabila penderita mengalami penyakit ini maka jika ia menangis akan
menghasilkan bunyi seperti anak kucing. (Sundowo Harminto 2016, Hal 4.33)
Translokasi adalah penyisipan suatu bagian dari kromosom ke dalam kromosom lainnya
(yang bukan homolognya). Kromosom 14 dapat mengalami penyisipan segmen dari
kromosom 8. Pada lokasi baru ini tidak ada pengawanan terhadap gen-gen dari segmen
tersebut, sehingga inilah yang menjadi awal terjadinya penyakit kanker karena kelainan
genetik. (Sundowo Harminto 2016, Hal 4.34)
Kanker sendiri adalah sebuah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan
tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Adapun kanker yang disebabkan oleh virus seperti
HBV (kanker hati), HPV (kanker leher rahim), EBV (kanker nasofaring) hampir bisa
dipastikan lebih bersifat sporadik (sang penderita tidak ada sejarah kanker di keluarganya).
(Biozatix, 2016)
Dari keseluruhan penderita kanker hanya sekitar 10 dari 100 pasien yang telah mewarisi gen
yang sudah termutasi. Dengan demikian seseorang yang terlahir dengan mewarisi gen yang
telah termutasi, resiko individu tersebut menderita kanker lebih tinggi daripada individu yang
tidak mewarisi mutasi genetik sejak lahir. (Biozatix, 2016)
Sebagai contoh seorang wanita yang mewarisi gen yang bermasalah seperti mutasi gen
BRCA (untuk kanker payudara) maka resiko ia mendapatkan kanker ketika ia mencapai umur
70 tahun bisa naik sekitar 40 sampai 80%. Oleh Sebab itu dapat disimpulkan bahwa genetik
tidak bisa memvonis seseorang mengidap kanker melainkan hanya bisa menghitung
perkiraan atau kemungkinan seseorang terkena kanker yang ditelusuri melalui
keturunannya.
Sumber :
Harminto, Sundowo. 2016. Biologi Umum. Tanggerang: Universitas Terbuka
Showing Page:
5/5
Biozatix. 2016. Genetika dan Kanker, Apa hubungannya?. http://www.biozatix-
news.com/genetika-dan-kanker-apa-hubungannya/. 16 September 2017 pukul 16.30

Unformatted Attachment Preview

Jawaban Tugas 1 1. Jelaskan pendapatmu tentang teori evolusi Darwin dan Harun Yahya! Charles Darwin dan Harun Yahya kedua tokoh ini lahir dan hidup di masa yang sangat berbeda. Charles Darwin hidup pada abad 18 tepatnya pada tahun 1809 sampai 1882, sedangkan Harun Yahya hidup pada abad 19 tepatnya ia lahir pada tahun 1956. Kedua tokoh ini adalah seorang ilmuan yang fokus dalam membahas asal-usul makhluk hidup di bumi. Teori Evolusi Darwin dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species yang terbit pada tahun 1859 menitikberatkan bahwa setiap makhluk hidup sekarang ini menurutnya merupakan hasil evolusi dari nenek moyangnya. Sedangkan Teori Evolusi Harun Yahya dalam bukunya yang berjudul The Atlas of Creation menjabarkan teori penciptaan atau kreasionisme berdasarkan pemaknaannya terhadap ajaran Islam. Ia mengaitkan hal ini dengan teori penciptaan atau kreasionisme Islam yang mengkritik habis-habisan teori evolusi Darwin. Banyak perbedaan yang sangat berkebealikan antara teori evousi Darwin dan Harun Yahya. Salah satunya pada teori evolusi Darwin ia menyebutkan bahwa “Spesies tidak diciptakan dalam bentuknya yang sekarang ini, tetapi berevolusi dari spesies nenek moyangnya”. Sedangkan Harun Yahya menyebutkan “Jenis-jenis makhluk hidup tak bisa berubah. Tidak mungkin terjadi perubahan dari satu bentuk makhluk hidup ke bentuk lainnya, misalnya dari ikan menjadi amfibi dan reptil, reptil ke burung, atau mamalia darat ke paus.” Pada pernyataan diatas terlihat bahwa Darwin berkesimpulan bahwa makhluk hidup yang ada sekarang ini merupakan hasil evolusi dari spesies nenek moyangnya. Bersebrangan dengan Harun Yahya, ia berkesimpulan dari zaman dahulu hingga sekarang tidak ada satu jenis makhluk hidup pun yang sejenis, atau bisa dikatakan tidak ada yang berubah antara jenis makhuk hidup yang satu dengan yang lain. Menurut saya Teori Evolusi Harun Yahya lah yang benar, dikarenakan banyak dari teori evolusi Darwin yang kontradiksi dengan teori-teori modern perkembangan IPTEK khususnya dibidang Genetika. Salah satunya mengenai Proses Mitosis dan Jumlah Kromosom. Memang benar bahwa manusia memiliki jumlah kromosom yang hanya selisih 2 kromosom dengan kera, tetapi hal itu tidak bisa langsung dikatakan bahwa manusia mempunyai kerabat dengan kera, atau disamakan spesiesnya yaitu sebagai Primate. Padahal pada proses Mitosis dijelaskan bahwa sel yang merupakan organ tekecil makhluk hidup, mereplikasi dan menghasilkan sel baru yang identik sama dengan sel yang pertama. Jadi bagaimana mungkin suatu sel manusia dapat menduplikasi menghasilkan sel baru yang mirip dengan sel gorila? Lain halnya dengan teori Evolusi Harun Yahya, teori yang beliau paparkan sejalan dengan teori-teori yang berkembang di zaman modern ini, yaitu bahwa Jenis-jenis makhluk hidup tak bisa berubah. Karena memang jumlah kromosom dan proses Mitosis/Duplikasi nya berbeda pula antara makhluk yang satu dan yang lainnya. 2. Jelaskan mekanisme penggunaan energi utama dan alternatif pada tubuh manusia saat puasa! Sumber Energi Utama di Dalam Tubuh Manusia adalah Glukosa. Sel dalam tubuh manusia menggunakan molekul glukosa untuk produksi ATP selama masih tersedia. Adapun sel-sel otak manusia hanya dapat menggunakan molekul glukosa saja. Jika tingkat glukosa di dalam darah menurun, maka tubuh manusia akan menggunakan glikogen cadangan, yaitu suatu polisakarida yang tersusun atas unit-unit glukosa. (Sundowo Harminto 2016, Hal 3.41) Ketika sesorang sedang melakukan ibadah puasa, glukosa yang dikonsumsi saat sahur akan digunakan sebagai sumber energi utama orang tersebut ketika beraktivitas. Nah ketika sumber glukosa tadi habis maka tubuh kehilangan sumber utama energi, dan beralih ke penggunaan sumber energi alternatif. Oleh sebab itu biasanya setelah menjelang waktu sore seseorang tadi akan merasakan lapar. Ini merupakan sinyal dari tubuh yang menandakan bahwa sumber energei utama yaitu glukosa yang dikonsumsi ketika sahur tadi sudah habis, dan harus segera digantikan dengan sumber energi alternatif lain untuk terus dapat beraktivitas. Sumber Energi Alternatif di Dalam Tubuh Manusia adlaah Lemak dan Protein. Lemak digunakan sebagai sumber energi cadangan apabila glukosa hanya terdapat dalam jumlah sedikit. Situasi ini dapat disebabkan karena kelaparan, penyakit (misalnya diabetes) atau kondisi lainnya yang tidak biasa. (Sundowo Harminto 2016, Hal 3.41) Pada saat puasa inilah banyak cadangan lemak pada seseorang yang digunakan sebagai energi alternatif untuk melanjutkan aktivitasnya. Hal ini juga bisa menjadi bukti bahwa seseorang yang berpuasa akan memiliki jumlah cadangan lemak yang cenderung lebih sedikit dibanding ketika tidak berpuasa Sedangkan Protein hanya akan digunakan sebagai sumber energi pada langkah terakhir apabila simpanan lemak tinggal sedikit, karena protein sangat vital bagi struktur dan fungsi sel pada tubuh manusia. Tetapi pada saat puasa sangat jarang sekali atau bahkan hampir tidak pernah menggunakan protein ini sebagai alternatif lain. (Sundowo Harminto 2016, Hal 3.41) Karena dalam islam ketika sudah adzan berkumandang maka seseorang yang berpuasa harus berbuka atau membatalkan puasanya. Ukhuwah Islamiah yang sangat kuat terutama di negara-negara islam seperti Turki dan Arab selalu menyediakan hidangan berbuka yang ditujukan kepada masyarakatnya yang berpuasa, terlebih khususnya pada bulan Ramadhan. Jadi tidak ada cerita bahwa orang yang berpuasa akan mengalami kelaparan yang berkepanjangan sampai-sampai menggunakan energi alternatif terakhir yaitu protein untuk bertahan hidup. 3. Jelaskan tentang kanker dihubungkan dengan genetika (dalam penjelasan boleh menggunakan contoh beberapa atau salah satu jenis kanker) Suatu Abnormalitas (penyimpangan) merupakan versi yang jarang atau tidak umum dari suatu sifat. Peristiwa struktur dari suatu kromsosm berubah secara abnormal jarang terjadi, kecuali apabila terjadi peristiwa seperti Delesi yaitu kehilangan suatu bagian kromosom melalui iradiasi, serangan virus, aktivitas kimia, atau faktor-faktor lain. (Sundowo Harminto 2016, Hal 4.33) Satu atau lebih gen dapat hilang, dan biasanya dapat menyebabkan masalah. Delesi tertentu pada kromosom 5 pada manusia menyebabkan retardasi mental dan larinks berbentuk abnormal. Apabila penderita mengalami penyakit ini maka jika ia menangis akan menghasilkan bunyi seperti anak kucing. (Sundowo Harminto 2016, Hal 4.33) Translokasi adalah penyisipan suatu bagian dari kromosom ke dalam kromosom lainnya (yang bukan homolognya). Kromosom 14 dapat mengalami penyisipan segmen dari kromosom 8. Pada lokasi baru ini tidak ada pengawanan terhadap gen-gen dari segmen tersebut, sehingga inilah yang menjadi awal terjadinya penyakit kanker karena kelainan genetik. (Sundowo Harminto 2016, Hal 4.34) Kanker sendiri adalah sebuah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Adapun kanker yang disebabkan oleh virus seperti HBV (kanker hati), HPV (kanker leher rahim), EBV (kanker nasofaring) hampir bisa dipastikan lebih bersifat sporadik (sang penderita tidak ada sejarah kanker di keluarganya). (Biozatix, 2016) Dari keseluruhan penderita kanker hanya sekitar 10 dari 100 pasien yang telah mewarisi gen yang sudah termutasi. Dengan demikian seseorang yang terlahir dengan mewarisi gen yang telah termutasi, resiko individu tersebut menderita kanker lebih tinggi daripada individu yang tidak mewarisi mutasi genetik sejak lahir. (Biozatix, 2016) Sebagai contoh seorang wanita yang mewarisi gen yang bermasalah seperti mutasi gen BRCA (untuk kanker payudara) maka resiko ia mendapatkan kanker ketika ia mencapai umur 70 tahun bisa naik sekitar 40 sampai 80%. Oleh Sebab itu dapat disimpulkan bahwa genetik tidak bisa memvonis seseorang mengidap kanker melainkan hanya bisa menghitung perkiraan atau kemungkinan seseorang terkena kanker yang ditelusuri melalui keturunannya. Sumber : Harminto, Sundowo. 2016. Biologi Umum. Tanggerang: Universitas Terbuka Biozatix. 2016. Genetika dan Kanker, Apa hubungannya?. http://www.biozatix- news.com/genetika-dan-kanker-apa-hubungannya/. 16 September 2017 pukul 16.30 Name: Description: ...
User generated content is uploaded by users for the purposes of learning and should be used following Studypool's honor code & terms of service.
Studypool
4.7
Trustpilot
4.5
Sitejabber
4.4